
Sering kali kita mendengar kata antioksidan. Yang ada pada pikiran kita, antioksidan baik bagi tubuh kita. Setiap ada makanan yang bertuliskan “mengandung antioksidan”, konsumen cenderung berpikiran makanan tersebut baik untuk tubuh kita. But, be careful…antioksidan belum tentu semuanya baik. Ask why??
Secara umum, antioksidan merupakan inhibitor yang bekerja menghambat oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif membentuk radikal bebas tak reaktif yang relatif stabil. Namun, jika dikaitkan dengan penyakit, antioksidan didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif. Penggolongan antioksidan ini dapat dibedakan menjadi antioksidan enzim maupun vitamin. Antioksidan enzim contohnya superoksida dismutase (SOD), katalase dan glutation peroksidase (GSH.Prx), sedangkan antioksidan vitamin contohnya adalah yang sering kita kenal dari sumber berupa sayuran dan buah seperti vitamin A, vitamin C, dan beta karoten. Pengertian inilah yang sering kita pegang dalam mengkonsumsi atau akan membeli suatu produk. Padahal selain pengertian di atas, antioksidan juga memiliki pengertian lain.
Jika dilihat dari segi orang “medis” atau kesehatan antioksidan merupakan senyawa pelindung sel dari efek berbahaya radikal bebas, lain halnya dengan para praktisi ilmu teknologi pangan yang mendefinisikan antioksidan merupanan senyawa yang dapat memperlambat oksidasi dalam bahan / produk atau dapat dikatakan dengan istilah awamnya “pengawet”. Antioksidan dengan definisi ini digolongkan menjadi antioksidan alami dan sintetik. Antioksidan alami / alam contohnya adalah turunan fenol, koumarin, hidroksi sinamat, tokoferol, dll. Sedangkan antioksidan sintetik contohnya adalah butyl hidroksianisol (BHA), askorbil palmitat, askorbil stearat, dll. Penggunaan antioksidan biasanya digunakan pada bahan makanan yang mengandung lemak untuk mengurangi ketengikan oksidatif. Saat ini telah banyak pula produk-produk seperti makanan ringan yang menngandung antioksidan yang dapat kita definisikan sebagai pengawet. Karena pengawet ini biasanya bersifat sintetik, maka perlu kehati-hatian dalam mengkonsumsinya. Oleh karena itu, hendaknya kita teliti sebelum membeli. Apakah antioksidan yang tertera di daftar komposisi merupakan antioksidan yang kita harapkan efeknya bagi tubuh atau tidak. Jangan-jangan maksud hati ingin membeli produk yang mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh, eh..malah membeli antioksidan yang hakikatnya adalah pengawet si produk. Jika yang diharapkan adalah antioksidan yang merupakan senyawa pelindung sel dari efek radikal bebas, sumber-sumber paling baik adalah dari sayur dan buah.
Referensi :
Cahyadi, Wisnu. 2006. Bahan Tambahan Pangan. Jakarta:Bumi Aksara
Artikel "Antioksidan dan Radikal Bebas" oleh Dina Sofia yang diakses dari www.chem-is-try.org
Friday, January 30, 2009
Antioksidan atau Pengawet??
Posted by id_mimi at 6:08 AM 1 comments
Labels: Health-Nutrition Corner
Thursday, January 29, 2009
Dalam Seberkas Senyum yang Manis Ada Gigi yang Sehat

Seberkas senyum yang paling didambakan mungkin adalah senyumnya artis iklan pasta gigi. Kalau digambarkan senyumnya "cling" dengan berderet gigi putih bersih plus rapi. nah, berkaitan dengan senyum pengiklan pasta gigi ini bisa diperoleh jikalau rajin sikat gigi, pola makan dan hidup yang sehat, plus rajin kontrol ke dokter gigi (menurut pendapatku^^. ada pendapat lain?jawabannya tny dokter gigi aja ya... )
Nah, karena topiknya tentang gigi,, ada suatu cerita di dua minggu lalu.
the story began ketika usai aku bertekad memenuhi janji untuk menambal gigi yang berlubang. pokoknya dengan serangkaian proses gigi ditambal. then, karena seumur-umur belum pernah membersihkan karang gigi, alhasil berangkat juga ke dokter gigi dengan semangat 45 diiringi hujan rintik-rintik. Dan berjalanlah proses pembersihan karang gigi yang ternyata sakitnyaaaaa...sampai berdarah-darah..
kata Bu dokter "Itu wajar mbak,,,lagipula gigi mbak, termasuk sensitif juga"
aku cuma bisa "iya-iya".
setelah berlama-lama akhirnya selesai juga. namun, tiba-tiba dokternya bawa cermin dan memposisikan tepat di depan wajah.
"Ini coba dilihat. Giginya cenderung bergaris. mungkin dahulu waktu masa pembentukan emailnya, Anda kelebihan fluor. gigi jadi lebih sensitif,, lebih cepat beresiko berlubang"
"Anda pasti gusinya sering berdarah kan? coba dilihat gusi bagian bawahnya. kenampakannya gemuk-gemuk,,ini ginggivitis"
Waduh,, tepat banget "ramalannya"
Dan sebagai pasien,, aku pun bertanya "kok bisa ginggivitis?"
"Karang gigi dibiarkan,, jadi menyebabkan gusi meradang,,kalo dibiarkan terus menerus, gigi bisa goyang"
iiihhh,, ngeri,,yang ada dipikiran langsung membanyangkan senyum dengan gigi tak tersisa. alias ompong! no way! belum selesai membayangkan,, dokternya melanjutkan.
"ini sebulan lagi kemari ya,, untuk tambal yang sudah ada tanda-tanda akan berlubang. yah daripada kejadiannya seperti gigi yang sudah berlubang"
akhirnya oleh dokter tadi dioleskan obat rasa vanila (kayak es krim aja) plus diberi alias diresepkan pasta gigi khusus.
Pada intinya, totally aku tidak begitu tahu soal per-gigi-an. jadi, informasi di atas hanya berdasarkan pengalaman. mau tahu lebih lanjut...silakan datang ke klinik gigi terdekat^^
Yang Jelas,, satu hal yang bisa dipetik hikmahnya,, jangan malas sikat gigi sebelum tidur,, jangan malas pula mengunjungi dokter gigi sebelum masalah gigi berlanjut ke arah yang lebih parah, dan jangan lupa jaga pola hidup sehat.. untuk dapat senyum seperti artis iklan pasta gigi...^^
Posted by id_mimi at 7:14 AM 0 comments
Wednesday, December 17, 2008
Sempat Tidak Sempat....
I really want to post something, write something, do something, except Ngerjain Tugas^^
dua minggu terakhir (dan akan jadi seminggu berikutnya) melelahkan,, I'm tired...
lelah pikiran,, lelah fisik...dosen dan asisten sama-sama saingan kasih tugas...ckckck...
alhasil,,mahasiswanya saingan juga kebut-kebutan mengejar deadline...
sebenarnya hal terpenting bukan masalah melawan kelelahan pikiran dan fisik dengan sistem imun,, tapi lebih ke "How to manage your mood,, in such difficult condition".. yap,, ini benar...di situasi yang under pressure ini, sifat alamiah manusia adalah mengeluh... ini juga yang terlihat dari pemandangan di kelas...
kemarin saya bisa dapat keluh kesah atau bisa dibilang curhatan para teman dalam lima kali sehari (wah bisa buka praktek psikiater nih^^)... masalahnya seputar capek, sulit bagi waktu (yg berorganisasi), sampai masalah intern kelompok dalam menyelesaikan tugas...maklum,, tugas bukan cuma tugas individu dan studi pustaka,, tapi juga tugas lapangan per kelompok..
saya pun paham posisi teman-teman dan juga saya yang terkadang masih sulit untuk tidak mengeluh...namun,, disinilah letak tantangannya,, kurangi mengeluh...dan do our best! sabar-ikhlas masih jadi top words and spirit di setiap kesulitan yang ada...
buatlah sabar yang takberbatas (motto saya nih!)
memang suliit sekali untuk dilakukan,, tapi paling tidak kita sudah punya tekad dan selangkah lebih maju untuk melaksanakannya...hehehe
begitu pun kali ini,, ingin refresh my mind dengan ngeblog sebentar.. inginnya sih posting tulisan yang agak"berbobot" tapi ya..mampunya baru sekian..hehehe (boro-boro mikir ngeblog...tugas menunggu neng! *melirik ke arah tumpukan form laporan)
So, sempat tidak sempat,,hari ini saya ngeblog....(hore..!!)
"I'm trying to be patient"
Posted by id_mimi at 5:58 PM 0 comments
Labels: Reflection
Saturday, December 13, 2008
Nice Trip to Kulon Progo...
Beberapa minggu yang melelahkan dengan tugas2 kuliah yang menumpuk...
Termasuk judul posting ini ada hubungannya dengan tugas again..
Tugas kuliah entah yang kesekian berlabel "studi epidemiologi" . Dan kali ini sekelompok harus rela ke Kulon Progo (yg katanya lumayan jauh dari Jogja)..
kebetulan karena sesuatu hal, yg bisa "berpetualang" ke sana hanya 3 wanita dengan modal 'nekat' dan 'setengah terpaksa' akibat tugas yang harus dipresentasikan hari kamis (4 hari lagi dari penugasan)..mau nggak mau harus berangkat, cari data, buat laporan, then presentasi. akhirnya dengan modal bensin yang full kita berangkat. tapi nggak nyangka ini akan jadi refreshing..
Dari pusat kampus UGM (Fak.Kedokteran) kita bertolak entah ke arah mana (disorientasi beneeer.. that's why woman can't read the map)
*besok2 diedit lah postingan ini untuk kasih tahu arahnya..hehehe
pokoknya kita ke lewat jalan Godean teruuuuusss. dan sampe akhirnya ke daerah yang namanya Kulon Progo. Pemandangannya Subhanallah keren..tapi kurang tahu juga jaraknya berapa dari pusat Jogja, yang jelas lihat dari Spedometer sih,, sudah 22an km. karena cuma berbekal peta buta, makanya berhenti sebentar untuk tanya.
"Pak, Puskesmas Girimulyo II sebelah mana ya Pak?"
"O..lewat sini saja mbak,, nanti kalau ketemu jalan aspal belok kanan"
Alhasil malah jadi bingung...perasaan di peta nggak lewat jalan itu, , lewatnya jalan utama.
"Tapi ini di peta lurus itu Pak"
"O..bisa mbak,, tapi lebih lama"
Akhirnya dengan ragu kita ikuti juga kata bapak-bapak setempat..
Akhirnya jalan kecil di desa itu kita telusuri..subhanallah jalan sempit, terjal, menanjak pula..ditambah lagi jalan aspal utamanya itu nggak ketemu-ketemu...
setelah cukup lama berjalan dan kebingungan takut nyasar kita berhenti di tempat yang banyak anak mengenakan seragam SD (bukan kita sebut sekolah karena tidak ada tanda2 bangunan sekolah)...
setelah dekat baru 'ngeh'..Ya Robbi... mereka sekolah di tempat yang jauh dari nyaman. cuma di pelataran yang ada atapnya, tidak ada keramik tapi tanah,,hanya ada sekat bambu untuk membedakan satu kelas dengan satunya (karena satu bidang tadi cuma disekat jadi 2)..Disana ada dua ibu guru,, kami bertanya pada salah satunya..alhamdulillah ternyata katanya sudah tidak jauh lagi..
akhirnya kami menemukan jalan yang dimaksud dan memang 100 m dari situ sudah ada tanda Puskesmas Girimulyo..Alhamdulillah...
Tapi...3 wanita petualang ini jadi lemas lunglai setelah melihat 1 huruf setelah kata 'Girimulyo' yaitu 'I' artunya itu Puskesmas Girimulyo I padahal yang kami cari Puskesmas Girimulyo II...waduh...
Kami akhirnya bertanya pada seorang ibu yang baru saja keluar dari Puskesmas tadi. Kalau dilihat dari penampilan sepertinya beliau salah satu pegawai dari puskesmas itu.
"Bu maaf mau tanya, Puskesmas Girimulyo II sebelah mana Bu?"
"O..masih atas mbak..masih jauh..kira-kira 6 km lagi"
Wekzzz?? Jegeeeer...." masih atas?? tanjakan lagi?? oh No...
(to be continued aja deh...)
Posted by id_mimi at 9:37 PM 1 comments